Pelajaran dari Perjalanan
Malam itu (27/9) Aula Alumni Rumah Kepemimpinan Bogor sedang
berlangsung Sharing Alumni bersama Fikri Hidayatullah, peserta Rumah
Kepemimpinan Bogor angkatan 7. Ia masih
menempuh studi untuk menyelesaikan gelar sarjananya di Departemen Bio Kimia
Institut Pertanian Bogor.
Selama masa studinya kini, tak kurang sebanyak 12 negara
telah dia jajaki dari asia hingga eropa. “Traveler itu mahal, jadi mindsetnya
ketika kita melakukan safar kita menempatkan diri kita sebagai orang kaya. Tidak sekedar foto-foto, share instagram banyakin likers dan followers”
jelasnya.
Safar atau melakukan perjalanan memang adalah tema saat itu,
Fikri berusaha menjelaskan beberapa hal pelajaran yang dapat diambil dari
sebuah perjalanan atau yang lebih akrab dia sebut sebagai safar.
Pertama, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam haditsnya
bahwa orang yang melakukan safar (musafir) terkabul doanya. Kedua, safar itu
investasi jaringan dan kenalan di berbagai negara yang pasti akan bermanfaat
ketika kita bisa memanfaatkannya. Safar itu tentang kerjasama, akan jauh
terasah kerjasama yang terljalin antar teman yang bersama melakukan safar.
“Safar itu find the miracle, akan banyak keajaiban yang
kalian dapatkan ketika melakukan perjalanan” tuturnya menjelaskan makna dari
safar selanjutnya. Dia menambahkan bahwasannya banyak hal kemudahan-kemudahan
yang tidak terduga ketika melakukan perjalanan.
Terakhir, safar itu tentang upgrade your skill. Menumbuhkan
dan menambah kemampuan kita dalam segala hal, karena akan banyak pengalaman
yang kita dapatkan.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut berakhir sekitar
pukul 22.00, ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan oleh Presiden Asrama RK
Bogor Arif Setiawan dan foto bersama dengan semua peserta Sharing Alumni. (ACF)

Tidak ada komentar: